>>[K-Rin] Break Down Part 1<<

>>[K-Rin] Break Down Part 1<>Kris EXO-M

>>Shin Rinrin

>>Park Jung Soo

>>Shin Aegy

>>Suho EXO K

Other :

You Can find next in the story

Disclaimer : EXO belong to themselves, but this ff & Kris is mine!! *plak* Don’t copas anywhere

Author : Ririn Cross

FB : Ririn Cross, Twitter : @RirinCross

Genre : Romance, Hurt/Comfort, Kris Marriage Life

Rated : 15+

Warning : OOC maybe, and many more.

Recomended Song :

- Break Down – Super Junior M

—————————————————–

Seorang namja terlihat duduk di kursi kebesaran sambil menatap lurus pada layar di depannya. Secangkir latte menemani pria itu yang terduduk dengan santai sambil menyilangkan kaki. Ia menatap sekumpulan namja di dalam layar itu. Hingga saat perkenalan sehabis para namja itu dan seluruh artis SM TOWN yang lain perform.

“I’m duizhang Kris, EXO M leader imnida..”

“Kris?” Ia sedikit mengerutkan alis. Akhirnya, pria itu mengangkat cangkir latte miliknya, menyesapnya perlahan. Kini kembali fokus pada layar flat di depannya hingga tayangan yang ia saksikan selesai, dimana seluruh artis SM TOWN berkumpul. Matanya masih terfokus pada Kris yang bergerak kesana-kemari. Ia terus mengawasi.

Sudut bibir pria itu kemudian tertarik miring. Seringai langsung terpatri jelas di wajah tampannya. “Menarik sekali.”

~XXX~

Rinrin terlihat mulai mengemasi barang-barangnya di kala seorang yeoja yang tak kalah cantik dengannya masih menggeliat di sisi tempat tidur. “Eonni chagi, ini jam berapa?” Suara serak yeoja itu mengagetkan Rinrin.

Rinrin menatap sekilas ke arah yeoja itu dan tersenyum. “Sudah jam 7. Bangunlah Ah Young, dan bersiap-siaplah mandi…” Rinrin mendorong dongsaeng kesayangannya agar mau berpisah dari tempat tidur.

“Masih ngantuk.” Yeoja bernama Ah Young itu menguap kecil. Kemudian ia duduk masih dengan mata sedikit terpejam. “Memangnya eonni sudah mandi?” Ia bertanya pada Rinrin yang masih sibuk berbenah. Seketika sang kakak langsung melotot.

“Sudah sejak tadi. Sekarang bangunlah, bukankah keretamu berangkat pukul setengah 9?” Rinrin menyeret Ah Young ke kamar mandi.

“Airnya sudah penuh?”

“Semua sudah siap, kau hanya perlu mandi dan kita segera berangkat!”

“Kau terlalu buru-buru eonni, biasanya kau malas kalau kembali ke apartemen. Mengapa begitu bersemangat?” Ah Young mengerutkan alis. Ia menyambar handuk yang ada di kursi. Rinrin seketika diam.

“Ah pasti karena kakak ipar ya? Apakah karena kau ingin segera membuatkanku keponakan, eonni chagi?” Yeoja itu menyeringai. Mulai menggoda kakaknya.

Mata Rinrin membulat sempurna. “Ya!! Shin Ah Young! Jangan bicara yang tidak-tidak!” Ah Young membalas hanya dengan tertawa dan menutup pintu kamar mandi.

“Rinrin, Ah Young~ Kalian disitu chagi?” Sontak Rinrin langsung menatap ke sumber suara. Di sudut kamarnya telah berdiri seseorang yang sangat ia tunggu-tunggu. Namja berparas tampan dengan surai kecokelatan, bermata lembut menatapnya.

“Ahjussi…” Rinrin langsung menghambur ke pelukan namja itu. Ahjussi yang benar-benar paling disayangi Rinrin dan juga sangat menyayanginya.

“Apa kabar chagiya? Dimana Ah Young?” Namja itu tersenyum dan mengelus puncak kepala Rinrin.

“Ah Young sedang mandi.” Rinrin kemudian melanjutkan. “Aku baik, ahjussi. Mengapa kau baru datang saat ini? Kami sudah akan pulang…” Rinrin menunjukkan raut kesedihan.

“Mianhae… Ahjussi agak sibuk. Besok kau sudah mulai ujian?” Namja itu bertanya.

“Aniya, lusa aku ujian. Setelah itu aku akan libur panjang. Bagaimana kalau sehabis itu kita jalan-jalan, ahjussi?” Rinrin terlihat berbinar-binar.

“Tentu saja.”

“Kau memang sangat baik…” Rinrin terlihat bersemangat.

Tak lama kemudian pintu kamar mandi terbuka. Ah Young dengan rambut sedikit basah keluar dari sana. Ia berkedip-kedip sejenak menatap sosok yang berdiri di samping Rinrin.

“Jungsoo ahjussi!!” teriaknya. Kemudian ia segera memeluk lelaki itu. Jungsoo hanya bisa tertawa dan balas memeluk Ah Young. Keponakan yang juga ia sayangi, yeojadongsaeng Rinrin.

4kb5mg

~XXX~

“Soo ahjussi~ Kami berangkat.” Rinrin mencium kedua pipi dan kening namja tampan itu. Disusul dengan Ah Young, ia melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan kakaknya, Shin Rinrin.

“Kalian pulang kapan?” Jungsoo tersenyum.

“Mungkin, seminggu lagi~” Rinrin mengerutkan alisnya.

“Aku tidak tahu,” balas Ah Young sambil menggeleng. Tentu saja, kuliah Ah Young yang mengambil jurusan kedokteran menuntut jadwalnya menjadi tidak menentu. Setiap minggu dia selalu sibuk, jika tidak jaga klinik pasti terjun ke lapangan untuk bakti sosial atau mengadakan simposium kedokteran.

“Ah baiklah, cepat pulang ya.” Jungsoo kembali tersenyum. “Ini uang saku untuk kalian.” Jungsoo memberikan sebuah amplop masing-masing untuk Rinrin dan Ah Young. Kedua yeoja itu menatap secara bersamaan. Kemudian tersenyum bahagia. “Jeongmal gomawoyo oppaku yang tampan!!” Mereka kembali memeluk Jungsoo dan bergelayut manja. Kalau sudah seperti ini mereka mulai memanggil Jungsoo yang sebenarnya adalah ahjussi mereka menjadi ‘oppa’.

“Rinrin, Ah Young. Ppali!” Eomma mereka berdua melambaikan tangan dari samping Toyota green mereka. Appa mereka sepertinya sudah berada di dalam dan telah bersiap menyetir. Kedua bersaudara itu mengangguk. Ah Young sendiri segera menyongsong eommanya.

“Titip untuk Aegy juga ya Rin.” Jungsoo menyelipkan amplop lain di tangan yeoja itu. Ia masih ingat jika mempunyai keponakan lain. Jungsoo menampakkan senyum dimplenya. Rinrin mengerutkan alisnya kemudian memutuskan untuk mengangguk.

“Oke. Dadah ahjussi..” Rinrin memamerkan senyum cerianya kemudian melambaikan tangan dan berlari menyusul Ah Young yang telah lebih dulu naik ke mobil. Tak berselang lama, mobil itu telah meluncur lurus menuju jalanan mengantar dua yeoja itu.

Ah Young kembali dengan kereta menuju Busan, karena yeoja itu kuliah di Paran University. Selama kuliah disana, ia tinggal dengan sang kakek. Soo Man haraboji. Namun, kesibukan kuliahnya membuatnya pun kadang jarang tinggal di rumah. Sedangkan Rinrin kembali ke apartemennya dan Aegy yang kebetulan dekat dengan kampusnya, Seoul University.

Jungsoo menatap kepergian dua keponakannya dengan sudut matanya. Ada perasaan tidak rela saat itu. Terlihat jelas dari sorot matanya, ada kabut tebal di mata bening namja itu.

“Ayo kita pulang..” ucapnya kepada dua pengawalnya. Kedua orang tersebut mengangguk dan membukakan pintu black limousine untuk Jungsoo.

~XXX~

“Kyaa… Jungsoo ahjussi memang sangat baik.” Aegy terlonjak senang saat menerima amplop itu. Ia memeluknya penuh kasih, bahkan melebihi pelukan mesranya (?) dengan Suho. Rinrin hanya tersenyum. “Cobalah temui Jungsoo oppa. Dia juga pasti merindukanmu, Aegy,” ucap Rinrin. Aegy memang jarang sekali bertemu dengan Jungsoo. Bahkan untuk pulang ke rumah pun jarang. Pekerjaannya membuat Aegy harus bekerja full dari hari senin sampai sabtu, dan itu membuatnya kehilangan waktu. Bahkan untuk bertemu dengan Suho pun susah.

“Iya, kapan-kapan aku akan bertemu dengannya.” Aegy mengangguk. “Hey aku lapar. Kau sudah masak, Ri-ah?” Aegy menatap meja makan yang kosong. Rinrin seketika menggeleng. “Kita delivery saja, aku lelah Aegy. Ne?”

Aegy mengangguk. “Kau sudah pesan?” Rinrin kembali menggeleng. Aku menunggumu pulang. Kita kan harus makan bersama.

Aegy tersenyum. “Baiklah, kali ini aku yang akan pesan. Kutraktir kau~” Aegy berkedip.

“Jeongmal?” Rinrin terlihat bahagia.

“Tentu saja.”

“Asyik!! Aku ingin beef steak~”

“Beres!”

Di saat Aegy sibuk memesan Rinrin mulai menghidupkan televisi dan memindah-mindah channel. Ia berhenti tepat di sebuah acara music. Comeback SNSD ‘I Got A Boy’. Sangat mewah. Saat itu kebetulan sedang perform Romantic Fantasy. Rinrin mulai waspada. Ia melihat Aegy yang masih asyik dengan telepon genggamnya. Hingga Sunny bernyanyi, kemudian Sooyoung disusul Yoona, dengan pasangan mereka masing-masing. Oh gawat kalau sampai Aegy melihat ini. Tentu saja, karena mereka kolaborasi dengan EXO. Sooyoung dengan Chanyeol, Sehun dengan Yoona, sedangkan Sunny dengan Suho! Mereka memakai baju pengantin apalagi. Benar-benar akan jadi hal gawat jika Aegy melihatnya.

Hampir Rinrin memindahkan channel itu namun suara Aegy menginterupsi. “Jangan diganti.”

“Aegy… Ah, sebaiknya kau jangan nonton ini.” Rinrin segera mematikan televisi.

“Aniya!” Aegy merebut remote dari Rinrin dan menghidupkannya lagi. Rinrin menelan salivanya pelan. Aegy pasti akan marah.

“Beberapa lama tak bertemu kini aku melihatmu sedang membawa istri baru Kim Joon Myun? Selamat menempuh hidup baru,” ucap Aegy datar.

Rinrin mencolek Aegy. Namun wajah gadis itu masih sama. Terlihat datar dan itu sangat menyeramkan bagi Rinrin. “Itu hanya dance biasa. Tak usah dipikirkan Aegy-ah. Kalau masalah menikah sepertinya Myunpa lebih tertarik menikah denganmu?”

“Biarkan saja. Dia terlihat menikmati itu.” Aegy menatap sinis ke layar kaca. Suho tampak tersenyum. Rinrin mengangguk. Dari situ saja ia bisa melihat, yang paling ready to marry jelas-jelas Suho. Chanyeol terlihat sedikit akward dengan senyum pepsodentnya yang biasa. Sedangkan Sehun, ia terlihat paling bête diantara mereka.

Rinrin menghela nafas pelan. Ia tahu perasaan Aegy. Aegy pasti marah, kesal, dan berbagai hal pasti bercampur aduk di pikirannya. Siapa yang tidak cemburu melihat kekasihnya berdansa bahkan terlihat siap menikah dengan yeoja lain? Tidak ada. Rinrin mungkin akan melakukan hal yang sama seperti Aegy. Ia tentu akan marah jika melihat Kris bersama dengan wanita lain. Tentu, akan sangat marah. Namun, sejauh ini Rinrin tidak pernah menunjukkan secara nyata. Paling hanya sehari dia galau, setelah itu sudah. Ia mulai dapat mengendalikan kecemburuannya mengingat Kris memang benar sangat populer, wajar jika banyak yang menyukainya. Sangat wajar. Yeoja itu kemudian tersenyum miring. Asalkan Kris tidak bersentuhan saja dengan wanita-wanita itu ia tidak masalah, namun jika lebih, entah apa yang akan terjadi dengan namja itu.

Terdengar suara ponsel Aegy bersenandung. Rinrin melirik pada sepupunya. Aegy menatap jengah pada sang ponsel, dan ia memilih membiarkan benda itu meraung-raung tanpa jawaban. “Kau tidak mengangkatnya?”

“Aku sedang tidak ingin bicara dengan RaMyun pabo jelek itu.”

~XXX~

EXO member baru saja kembali dari kegiatan rutinnya. EXO K harus sedikit bekerja lebih keras belakangan ini selain pekerjaan yang memang seharusnya mereka lakukan, mempersiapkan comeback sesegera mungkin. Masing-masing dari mereka ada yang langsung berjalan ke kamar dan pergi tidur, oknum yang diketahui mempunyai kebiasaan seperti ini belakangan adalah Luhan dan Kai. Sementara itu Tao mulai merengek karena kelaparan. Dio dan Lay terpaksa menuju dapur. Mereka semua memang belum sempat makan untuk siang tadi dan bahkan malam ini. Meskipun begitu kedua ‘eomma’ EXO K dan EXO M itu tidak mengeluh.

Chen sudah mulai sibuk dengan laptopnya. Matanya tak lepas dari layar PC tersebut. Ia benar-benar berkonsentrasi dan terlihat serius. Ia terlihat tampan kalau seperti itu. Chen memang berotak cerdas dan pemikir yang kritis. Ia mendapat banyak pengetahuan tentu saja selain dari browsing ia juga suka membaca banyak hal.

Oke, kita beralih ke Chanyeol dan Baekhyun yang mulai tertawa bersama. Sepertinya mereka mulai membicarakan tentang sesuatu yang menurut mereka lucu, mungkin seperti mereka baru mengetahui bahwa ‘Kai memakai celana dalam berwarna pink?’ Hahaha~ akan lebih lucu lagi jika Sehun yang mengenakannya. Sedikit lebih matching dengan rambut soft pink terbarunya beberapa waktu lalu.

Sehun sendiri memilih untuk menonton televisi. Ia sesekali menguap. Namun ia masih belum ingin tidur, mengingat Dio dan Lay sedang memasak untuknya membuatnya mengurungkan niat tidur karena perutnya tak mau diam, sejak tadi ia lapar dan tak bertenaga.

Xiumin malah asyik mendengarkan musik dengan tiduran di sofa. Sebentar lagi pasti ia akan tertidur dan tidak mendapat jatah makan malam. Karena Sehun telah menunggu-nunggu makanan itu dan kemungkinan akan dihabiskan oleh sang magnae.

“Aish.. Kenapa Aegy tidak menjawab teleponku!” Suho terus menatap ponselnya dengan cemas. Ia benar-benar khawatir. Apakah Aegy marah padanya? Tapi karena apa? Apakah karena duet EXO dan SNSD?

“Kenapa Joonmyun?” Kris melirik Suho sejenak. Sejak dari van tadi Suho tampak uring-uringan. “Aegy?” Kris menyimpulkan. Suho mengangguk lesu. Kris hanya bisa tersenyum kecil. Pemuda jangkung itu kemudian memutuskan meninggalkan Suho yang tak menyerah menghubungi Aegy. Sedangkan ia mulai menekan nomor ponsel yang telah ia hapal di luar kepala. Beberapa saat kemudian ia mendengar suara yang bisa membuatnya lebih tenang.

“Yeobosoyeo… Pangeran es jelek?”

Kris mendecak. Kenapa embel-embel ‘jelek’ itu suka sekali Rinrin tambahkan di balik semua nama panggilannya. “Yup. Kau sudah pulang?” Kris mencoba menanyakan kabar Rinrin. Ia tahu Rinrin baru saja pulang dari rumah orang tuanya. Kris jadi ingin segera mendapat waktu luang dan libur, setidaknya bersamaan dengan libur kuliahnya Rinrin, sehingga ia bisa memanfaatkan waktu untuk bertemu dengan appa dan eomma mertuanya. Rasanya tidak sopan, mereka sudah menikah hampir sebulan lebih tapi Kris sama sekali belum punya cukup waktu untuk mengunjungi mereka.

“Iya, aku sampai apartemen jam 8 bersamaan dengan pulangnya Aegy. “ Kris kemudian mendudukkan diri di ranjang.

“Aegy ada disitu?” Kris bertanya.

“Iyaa… Dan sepertinya sedang marah dengan Myunpa.” Rinrin yang tidak diminta menjelaskan pun dengan sendirinya bicara. “Kau tau kan acara comeback itu membuatnya uring-uringan. Dia cemburu sepertinya…” Rinrin sedikit berbisik saat mengatakan ini. Mungkin takut terdengar Aegy.

Kris tertawa mendengar penjelasan Rinrin yang dirasanya lucu.

“Kenapa kau tertawa?” Rinrin menghentikan ocehannya. Ia sedang serius tapi Kris malah menertawainya.

“Kau sangat lucu.”

Hening. Tak ada suara. Rinrin mungkin sekarang sedang benar-benar malu di ujung sana. Setiap apa yang dikatakan Kris pasti membuatnya malu. “Jangan lupa makan istriku yang cantik. Kutelepon lagi nanti.” Kris memeberikan salam perpisahan.

“Ne..” Hanya itu jawaban yang sanggup diberikan Rinrin. Yeoja itu terlihat benar-benar kehilangan kata-kata. Kris mengakhiri panggilannya kemudian menutup ponsel. Sedikit puas ia setelah mendengar suara Rinrin. Namun, mata pemuda itu terpancang pada amplop merah yang berada di meja kamarnya.

~XXX~

Kris berjalan menggunakan penyamaran sesuai dengan tempat yang tertulis dalam surat merah itu. Ia memasuki sebuah bar yang seharusnya tidak ia masuki. Tetapi ia harus melakukannya, demi untuk menemui seseorang yang sangat penting.

Ia mencari sebuah ruangan khusus yang telah dijanjikan oleh orang itu. Ada seorang pelayan cantik yang mempersilahkan Kris masuk. “Tuan Park sudah menunggu di dalam, tuan. Mari saya temani,” tawar wanita itu sedikit menggoda.

Namja itu hanya mengangguk, namun ia enggan disentuh. Ia memasuki ruangan itu dengan sedikit heran.

“Kau sudah datang?” tanya seorang namja yang telah sejak awal berada di dalam ruangan itu. Ia memegang segela cocktail dan sebuah ponsel berwarna putih. Namja itu pun memakai setelan putih, serasi dengan parasnya yang tampan. “Bantu dia duduk..” Tuan Park menyuruh wanita itu untuk mendudukan Kris. Namun tetap saja, Kris bisa melakukannya sendiri. Ia hanya memberi kode penolakan, ia membungkuk sejenak memberi penghormatan pada namja di depannya dan langsung duduk.

Lelaki itu hanya tersenyum miring menanggapi sikap Kris. Ia masih belum yakin. Itu hanya dibuat-buat atau hanya sekedar formalitas. Wanita itu kemudian menuangkan segelas cocktail kepada Kris yang telah duduk. Entah mengapa wanita itu serasa terus menempel, atau memang disengaja? Kris jadi sedikit tidak nyaman.

Baru setelah selesai menuangkan itu orang yang dipanggil ‘Tuan Park’ yang ada di depannya mengibaskan tangan. Wanita itu mengangguk dan pergi dari tempat itu. Kris sedikit bernafas lega.

“Kau tentu sudah tahu, kan siapa aku?” Tuan Park memamerkan gelasnya. Kemudian menatap tajam ke arah Kris. Kris hanya bisa mengangguk.

“Anda Park Jung Soo, ahjussi kesayangan Shin Rinrin, bukan?” Kris menjawab dengan tenang. Jungsoo menghentikan isapannya pada minuman miliknya. Ia langsung menunjukkan senyum dimple pada Kris. “Tepat sekali.” Jungsoo menatap Kris intens. Suasana canggung langsung menyeruak diantara mereka. Kris tak punya nyali untuk membantah atau menambahi. Akhirnya mereka berada dalam diam untuk beberapa saat.

“Minumlah…” Jungsoo memecahkan keheningan.

“Saya tidak minum alkohol.” Kris menolak. Tentu saja, apa jadinya jika seorang idol SM tertangkap basah mabuk di malam hari tanpa kawan. Kris lebih memilih untuk menolak daripada ia akan kena skandal.

“Lalu kau ingin apa?” Jungsoo menyipitkan matanya.

“Air putih saja.”

“Pelayan~” Jungsoo kemudian berteriak. Segera ada seseorang yang masuk ke dalam. Jungsoo lalu membisikkan sesuatu padanya. Pelayan itu mengangguk cepat dan langsung mundur. Beberapa saat kemudian segelas air putih tersaji di depan Kris.

“Bagaimana, sekarang kau menolak untuk minum?” Jungsoo tersenyum. Terlihat jelas dari sudut mata Kris. Jungsoo dengan aura kepemimpinannya, wajahnya yang seperti malaikat, dan senyum lembut yang memperlihatkan dimple kecil. Mungkin itu yang membuat Rinrin sangat menyukai ahjussinya yang satu ini.

Kris mengangguk kikuk lalu meminumnya perlahan karena jika menolak lagi ia akan merasa tidak enak. Setelah itu Kris meletakkan gelas dengan sopan.

“Kau pasti bertanya-tanya mengapa aku mengundangmu kemari? Apalagi malam-malam seperti ini.” Jungsoo kini duduk tegak dan langsung menatap Kris. Tepat seperti yang Kris pikirkan.

“Kau tahu kan Shin Rinrin adalah keponakan kesayanganku.Aku bahkan lebih menyayanginya dari apapun.”

Kris mengangguk. Jungsoo mulai melanjutkan. “Dan kau harus tahu. Sampai detik ini aku masih belum rela ia menikah denganmu.” Kini Jungsoo melemparkan sorot mata tajam. Kris mematung seketika. Apakah itu berarti rintangannya untuk lebih jauh bersama Rinrin masih belum terselesaikan?

“Tapi kami saling mencintai..” desis Kris.

Jungsoo melemparkan tatapan sinis. “Apakah hanya dengan cinta itu cukup?” Jungsoo kembali membuat Kris terdiam. “Hubungan kalian bahkan tak bisa diungkapkan ke publik. Kau takut akan ada skandal dan menghancurkan kariermu, bukan?”
Kris mengepalkan tangannya. Ia kesal, yang dikatakan Jungsoo semua itu benar.Karena pekerjaannya, Kris tidak dapat dengan bebas mengungkap hubungannya dengan Rinrin. Bahkan agensinya sendiri memutuskan bahwa anggota grup idola besutannya tidak boleh berpacaran dengan orang luar, boleh dengan artis sendiri selama tidak diketahui publik. Namun, siapa yang sudi? Bukankah cinta tak bisa dipaksakan. Salah satu penyesalan Kris setelah ia cukup populer seperti ini adalah karena ia tak bisa mengungkapkan fakta bahwa Rinrin adalah yeoja yang paling ia cintai, bahkan telah resmi menjadi istrinya. Ia tidak bisa melakukan hal itu.

Jungsoo menghela nafas. Ia menatap Kris dengan pandangan yang sulit diartikan. “Aku akan berusaha percaya jika kau telah berhasil meyakinkanku.”

Kris bingung dengan maksud Jungsoo. Namun ia tiba-tiba Kris merasakan kantuk yang sangat berat. Pandangannya kabur dan matanya berangsur menutup. Setelah itu ia jatuh tak sadarkan diri. Jungsoo duduk di kursinya sambil tersenyum sinis.

~XXX~

Rinrin berguling kesana kemari. Ia masih belum dapat tidur. Meski jam sudah menunjukkan hampir pukul setengah 12 malam ia tidak mengantuk. Ia memang berencana tidur cepat hari ini, tidak ingin menghidupkan laptop atau berinternet, itu dapat membuatnya insomnia.

Ia gelisah menanti telepon dari Kris. Bukankah namja itu berjanji akan menghubunginya lagi? Tapi mengapa Kris tak kunjung menelepon. Biasanya tepat jam 11 Kris akan menelepon, mengecek apakah Rinrin sudah terlelap atau justru sibuk dengan aktivitasnya di depan layar laptop. Namun kini hampir menjelang tengah malam Kris tak kunjung menelepon. Apakah namja itu telah tidur mendahuluinya?

Diantara kegelisahannya Rinrin akhirnya memutuskan memencet nomor Kris. Ia tekan tombol hijau untuk menghubungkan dengan nomor itu. Lama Rinrin menunggu hingga ada seseorang yang mengangkat teleponnya.

“Yeobosoyeo?”

Seketika Rinrin terdiam. Suara siapa itu? Bukan Kris.

“Siapa disana?” Suara itu terdengar jelas kembali. Rinrin langsung menjatuhkan ponselnya. Bahunya bergetar. Matanya berkaca-kaca. Ia menggigit bibir menahan gejolak di dalam hatinya. Aegy yang hendak berangkat tidur dan saat itu sedang menutup pintu kamar mendadak khawatir dengan keadaan Rinrin.

“Ada apa Ri-ah?” Aegy langsung memanjat naik ke ranjang mendekati Rinrin. Rinrin hanya menggeleng. Air mata deras mengalir dari kedua pelupuk matanya yang cantik. Ia hanya bisa terisak. “Terjadi sesuatu?” Aegy mencoba menggoyangkan pundak Rinrin.

“Kris…” desis Rinrin tak sampai. Ia langsung menekuk tubuhnya. Menangis kembali.

“Ada apa dengan Kris?” Aegy kembali menggoyangkan pundak Rinrin perlahan namun Rinrin menggeleng. Aegy menatap nanar Rinrin. Saat itu ia melihat ponsel Rinrin yang tergeletak di bed. Panggilan terakhir pada Kris. Aegy dengan cepat menelepon namja itu. Hingga kemudian kembali tersambung.

“Hey Tiang Listrik Jelek! Apa yang kau lakukan pada sepupuku!” umpat Aegy.

Hening. Hingga terdengar suara balasan. “Maaf, ada keperluan apa?”

Aegy terdiam seketika setelah mendengar suara itu. Matanya membulat tak percaya.

“Dimana Kris?!” Aegy menggeram.

“Oh, Tuan Kris?” Suara itu mendesah sesaat, membuat Aegy bergidik ngeri. “Dia sedang tertidur di samping ku.”

Kini giliran Aegy yang menjatuhkan ponsel Rinrin. Tentu saja ia tak percaya, karena suara itu, suara… wanita.

_To Be Continued_

http://exorinkyu.wordpress.com/2013/01/09/k-rin-break-down-part-1/

FAKTA LUHAN

FAKTA LUHAN EXO-M

1. Dalam MV MAMA kekuatan Luhan adalah telekinesis (menggunakan fikiran untuk memindahkan/mengontrol benda).
2.pada tanggal 27 Desember 2011, SM mereveal member EXO yang ke-2, yaitu Luhan .
3. Xi Lu Han adalah nama lengkap dari Lu Han (루한/鹿晗)
4. Luhan diposisikan sebagai Lead Vocal dan Lead Dancer, dan dia masuk dalam subgrup EXO-M.
5. Luhan lahir pada tanggal 20 April, 1990. Tinggi badannya ±178CM. Dan golongan darahnya adalah O.
6. Haidian, Beijing (Cina) adalah tempat asli Luhan.
7. Pada tahun 2008 ia menyanyikan “I’m Letting You Go” dan juga “In Love With The Future You” .
8. Sebelumnya ia adalah trainee di JYPE, tapi di tahun 2008 ia pindah ke SME karena trainee exchange.
9. Biasanya trainee yang berasal dari Cina mudah di bully, tapi tidak dengan Luhan, itu karena dia tipikal yg easy-going.
10. Luhan cukup pandai bermain video games. Dia jg bisa solving rubik cube selama ±2 menit.
11. Kebanyakan temannya Luhan itu seorang cewek. *gak cinlok kan bang -,- *
12. Luhan pernah syuting MV bersama XING.
Saat pertama kali ke SM, orang yang pertama yang menucapkan ‘halo’ pada Luhan adalah Lay.
13. Luhan menjalani masa trainee selama 1,5 tahun.
14. Saat pertama kali bertemu Luhan, Lay merasa Luhan adalah orang yang sangat ramah.
15. Saat pertama kali datang ke Korea, Luhan berfikir bahwa daging di Korea sangat mahal.
16. Luhan bisa melakukan aegyo.
17. Seorang juniornya di SMA, mengatakan bahwa Luhan sudah terkenal sejak jaman sekolah.
18. Luhan menyangkalnya dan berkata ia hanya ‘sedikit’ terkenal saat SMA karena ia sering bermain sepak bola di lapangan, dan terkadang para gadis akan berkumpul untuk melihatnya bermain.
19. Luhan juga mengatakan bahwa ia tak pernah mendapatkan surat cinta *gapercaya-_________-
20. Dulu, impian Luhan adalah menjadi penyanyi karena ia suka menyanyi.
21. Ia ditemukan oleh staf SM ketika sedang berbelanja bersama temannya di kawasan Myeongdong. Saat itu ia sedang mengikuti program pertukaran pelajar di Korea.
22. Dulu, ia adalah Chinese ulzzang.
23. Ia sekamar dengan Lay.
24. Luhan memiliki kepribadian yang cerah.
25. Lay mengatakan bahwa Luhan akan menendang orang yang tidur di kasurnya. *sadisO_____O
26. Semua member memilih Luhan sebagai member tercantik di EXO-M.
27. Fans memilih Luhan sebagai member yang memiliki wajah baby face.
28. Umur sama muka Luhan ga balance XD
29. Luhan dekat dengan Amber f(x).
30. Hobinya adalah bermain sepak bola.
31. Ia ahli dalam tounge twister.
32. Member memilih Luhan sebagai orang yang paling malas bangun tidur.
33.Tenang dan bersungguh-sungguh adalah tipe gadis ideal Luhan.
34.Kris memilih Luhan sebagai ‘Little Cute Prince’.
35. Fans Luhan banyak dari kalangan pelajar.
36. Saat EXO-M di Happy Camp mereka bermain dengan software handphone Ugly meter. Ugly meter adalah software untuk menentukan seberapa tampannya mereka. Dan Luhan mendapatkan nilai 0.0 pts, yang berarti ia tidak jelek atau sangat tampan °\(^▼^)/°
37. Saat Showcase di China orang tua Luhan berhalangan datang (ToT)
38. Luhan selalu memberitahu Chen tempat-tempat yang bagus di China.
39. Penyanyi favoritnya adalah JJ Lin, Jay Chou, Lee Hom, Yu Quan, dll.
40. Sebelum debut, rambut Luhan keriting :D
41. Jika ditanya apapun Luhan akan menjawabnya dengan jujur, dan dia juga tak mempunyai banyak rahasia.
42. Saat EXO di DinesLand, LA. Luhan enggak berani naik wahana yang tinggi.
43. Luhan tak suka ketinggian, ia pikir itu sangat berbahaya.
44. Lay berharap Luhan adalah rusa jika Luhan menjadi seekor binatang.*Lay ja’at -_-v*
45. Luhan terkadang bertingkah seperti anak kecil, dan dia cukup bangga akan image flower boy.
46. Simple style adalah style pakaian Luhan.

http://supershiningbeauty.wordpress.com/2012/06/26/47-fakta-luhan-exo-m/

Profile dan Biodata Luhan EXO-M

hj

jhk
Salah satu anggota EXO-M adalah Luhan. Ia lahir pada tanggal 20 April 1990 di Haidian, Beijing, Cina. Dia lulus dari Beijing Shida Middle School dan masuk ke Beijing Haidian Foreign Language Shi Yan School sebelum berangkat ke Korea Selatan untuk masuk ke Yonsei University sebagai pertukaran pelajar. Pada tahun 2008, Lu mengikuti audisi global dari JYP Entertainment yang diadakan di Cina, namun ia gagal audisi. Pada tahun 2010, selama belajar di Seoul, Luhan ditemukan oleh agen casting SM Entertainment, yang merekomendasikan dia untuk mengikuti audisi tahunan melalui SM Casting System. Audisi berhasil, dan ia dimasukkan ke dalam EXO tahun 2011. Luhan adalah yang kedua dari dua belas anggota secara resmi diperkenalkan, pada tanggal 27 Desember 2011.

Profile dan Biodata Luhan EXO-M :
Tahap Nama : Luhan
Nama asli : Lu Han
Nickname : Marilyn Monroe, Cute Little Prince
Tanggal Lahir : April 20, 1990
Tempat Lahir : Haidian, Beijing, Cina
Super Power (Badge) : Telekinesis
Golongan Darah : O
Tinggi : 178 cm
Warga Negara : Cina
Posisi : Lead Vocalist, Lead Dancer, Face of The Group
Spesialisasi : Soccer, Rubix cube
Pendidikan : Seoul Institute of the Arts majoring – Applied Music

Fakta tentang Luhan EXO-M (Luhan EXO-M Facts) :
1. Dia satu kamar dengan Lay di Cina.
2. Dia satu kamar dengan Xiumin dan Kris di Korea.
3. Tipe wanita ideal bagi Luhan adalah yang sopan dan tenang.
4. Bergabung dengan SM pada tahun 2008 ketika ia pergi ke luar negeri ke Korea untuk belajar (menghadiri Universitas Yonsei sebagai siswa pertukaran), dan suatu hari ketika ia berbelanja di Myeongdong ia ditemukan oleh perwakilan SM resmi.
5. Ia tidak suka orang lain di tempat tidurnya, dia akan menendang mereka pergi jika ada yang menempatinya.
6. Secara resmi direkrut ke SM di Casting System 2010 SM.
7. Dia orang yang santai (biasanya trainee dari China diganggu, tetapi Lu Han adalah pengecualian).
8 Dia suka berpakaian yang sederhana.
9. Ia tertarik dengan animasi, seni, video game, komputer, olahraga air, olahraga alam, basket, baseball, sepak bola, musik, konser / klub, televisi, hewan, perjalanan, menyanyi dan Cube Rubix.

tghj
uhjk